Sunday, 21 April 2013

Dinasti Qing "Dinasty terakhir China"

bedera Dinasty Qing
Dinasti Qing adalah Dinasti terakhir di China dan merupakan sebuah Dinasti asing yang memerintah di China, asing dalam artian Dinasti yang bukan Han artinya bukan dari etnis orang-orang cina (ada dua Dinasti di china yang bukan dari Han yaitu Dinasti Yuan Mongolia dan Dinasti Qing suku Manchu), dikarenakan Dinasti Qing adalah Dinasti yang didirikan oleh orang-orang Manchuria dari klan Asian Gioro, dan Dinasti ini juga dikenal dengan nama Dinasti Manchu. pemerintahannya banyak mengadopsi dari pemerintahan sebelumnya yaitu Dinasti Ming serta meleburkan diri ke dalam wujud Etnis China.

Orang Manchuria melepaskan diri dari Dinasti Ming dan menyatukan klan-klan suku Jurchen (sebutan untuk orang-oarang sebelum di panggil Manchu) karena melemahnya pemerintahan Dinasti Ming.

Bermula pada tahun 1609-M di daerah sebelah timur laut China Nurhachi mendirikan Dinasti Jin dan mengangkat dirinya sebagai Kaisar dan Khan (gelar seorang kaisar Dinasty Jin) sampai pada akhirnya meninggal dalam peperangan dengan Dinasti Ming yang dipimpin jendral Yuan Chonghuan. Anak dari Kaisar Nurhachi yang ke-4 Huangtaiji naik tahta menjadi Khan agung negara Jin yang baru (setelah diisukan menyingkirkan saudara-saudaranya yang layak menjadi kandidat Khan). Huangtaiji mengubah nama negaranya dari 'Jin' (secara harfiah berarti emas) menjadi 'Qing' (secara harfiah artinya murni) sehingga nama negaranya Kekaisarannya menjadi Qing Agung. dan juga bangsanya dari Jurchen menjadi Manchu


Friday, 19 April 2013

Dinasti Han (Runtuhnya Kekaisaran Terkuat di China)

Dinasti Han adalah salah satu dari Tiga Dinasti terkuat dan berpengaruh di China dalam catatan sejarah China. karena pengaruh Dinasti Han yang besar. Maka, Etnis mayoritas di China sekarang ini menyebut diri mereka orang-orang Han.

Dinasti Han mengalami kemerosotan sejak tahun 100-SM karena kaisar-kaisar penguasa yang tidak cakap memerintah dan pembusukan di dalam birokrasi pemerintahan. Beberapa pemberontakan petani terjadi sebagai bentuk ketidakpuasan rakyat terhadap kekaisaran. Namun ketidakmampuan kaisar lebih parah dipergunakan oleh para kasim (orang laki-laki yang di kebiri Untuk dijadikan pelayan istana) untuk menggabungkan kekuasaan di tangan mereka. Penghujung Dinasti Han memang adalah sebuah masa yang didominasi oleh pemerintahan kasim.