Wednesday, 19 February 2014

konstantinopel "kota dengan pertahanan terbaik" abad pertengahan

lambang Negara Byzantium
Byzantium didirikan ribuan tahun yang lalu oleh pahlawan legendaris Yunani Byzas, kota ini dinamai sesuai dengan namanya yaitu Byzantium. pada tahun 324, kaisar Konstantin memindahkan ibukota Romawi Timur ke kota ini dan sejak itu nammanya di ubah menjadi Konstantinopel

Konstantinopel adalah sebuah kota yang terletak di antara Laut Marmara dan Laut Hitam (Black Sea) di Eropa. Kota ini mempunyai Benteng dengan pertahan kuat pada masa itu. Kontsantinopel adalah sebuah Ibukata dari kerajaan Bizantium, pewaris satu-satunya emperor Romawi yang memiliki teknologi perang dan kejayaan sistem militer yang sangat tangguh pada masanya. tak pelak lagi jika kota ini dijuluki dengan nama "the city with perfect defense"



Konstantinopel terletak di antara laut Marmara dan Black sea
Klick untuk memperbesar gambar



pemandangan yang paling menonjol dari kota ini adalah sistem pertahanannya, kota ini dilindungi dengan tembok yang mengelilingi kota dengan sempurna baik wilayah laut maupun wilayah daratnya. seluruh wilayah kota Konstantinopel dibatasi oleh laut kecuali sebelah barat wilayanya, sedangkan 7 km tembok benteng wilayah baratnya terdiri dari tiga lapis tembok di kenal dengan nama tembok theodosius yang terbentang dari teluk Tanduk Emas (GoldenHorn) samapi laut marmara.

Bagian terdalam tembok benteng sebelah barat bersentuhan lansung dengan kota di sebut dengan tembok Mega Teichos atau tembok dalam, bagian ini menjulang dengan tinggi 18-20 meter dengan ketebalan tembok 5 meter. bagian tembok kedua dikenal dengan nama mikron teichos atau tembok luar. diantara tembok dalam dan tembok luar terdapat peribolos atau teras selebar 15-20 meter dengan tinggi 5 meter. tak heran jika nyali seseorang yang ingin menaklukan kota ini pun akan ciut ketika melihat tembok barat dengan tiga lapisnya.


Replika benteng sebelah barat Konstantinopel 

Benteng sebelah Barat
Sedangkan tembok sebelah utaranya tepat di wilayah perairan teluk Tanduk Emas sangat rentang akan serangan akan tetapi telah menjadi kebiasaan bagi konstantinopel sejak serangan kaum muslim yamg kedua pada tahun 717, membentangkan rantai sepanjang 275 meter untuk menutup akses ke teluk Tanduk Emas. rantai ini diikat pada menara Euginius sebelah selatan dan pada tembok Castellion di Galata sebelah utara konstantinopel


Klick untuk memperbesar gambar

Tidak kurang dari 23 kali serangan tembok darat Konstantinopel di lancarkan pihak lawan untuk merebut kota ini, dan tidak satupun dari semua serangan yang mampu menembusnya. meskipun pasukan salib dapat menguasai kota konstantinopel  pada 1204, namun mereka menembus kota melalui tembok lautan yang rentan serangan yaitu teluk tanduk emas yang sebelumnya belum di beri rantai penghalang di tempat akses masuk ke teluk, tak heran jika benteng ini mempunyai gelar perfect. benteng ini bertahan selam 1.123 tahun dari serangan musuh, sebelum akhirnya penaklukan yang di lakukan Sultan Mahmed II pada tahun 1453

rantai yang di pakai untuk menutup akses ke teluk tanduk

Tak heran jika para musuh yang ingin menaklukan kota ini tidak punya nyali jika sudah berhadapan dengan temboknya yang begitu tebal, kokoh dan hampir mustahil ditaklukkan pada zamannya



2 comments :

  1. belajar sejarah disini,tentunnya menambah pengetahuan blogger semuanya
    mantap....
    joint blog sukses kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. sma2 gan Reo, punya agan juga lebih keren infonya menarik
      kpan2 sya mampir lagi kesitu pastinya dengan info yang baru dong
      he,,,,

      Delete